Kamis, 22 November 2018

Pembahasan tentang LinkedIn




Saya ingin mencoba memaparkan sekilas Tentang Linkedin / Jaringan Profesional Sedunia, dan sebagai mana adanya bahwa saya hanya ingin memberikan sepintas atau sebagian kecil dari begitu luas dan begitu kompleknya informasi yang secara utuh dan menyeluruh tentang linkedin ini. Disini hanya sedikit informasi yang saya dapatkan dan yang saya pahami saja tentang linkedin ini.

Linkedin adalah merupakan sebuah situs jejaring sosial, seperti halnya facebook, twitter, atau google+ dan banyak lagi tentunya situs-situs sosial media yang tidak bisa saya sebutkan semuanya disini. Hanya saja mungkin bila dibandingkan dengan jejaring sosial media yang lainnya, linkedin memiliki beberapa perbedaan secara khusus yang terkait dengan visi, misi dan sistem layanan yang di sediakan untuk kepentingan pengguna atau anggotanya yang sudah bergabung di layanan jaringan sosial ini.

Seperti menurut informasi yang didapat dari beberapa fitur platform tentang  layanan situs ini, hal yang paling signifikan yang membedakan situs jejaring ini dengan situs jejaring yang lainnya yaitu, Linkedin adalah situs jaringan sosial yang menghubungkan dan mempertemukan para profesional sedunia, para profesional yang terhubung dijaringan linkedin dapat mengelola dan mengembangkan karirnya dengan mencari dan terhubung dengan para profesional-profesional lainnya sesuai dengan kepentingan dan ketersediaan profesionalisme anggota-anggota dalam jaringannya tersebut.

Selanjutnya para profesional yang membina hubungan kepentingan profesi dan karir, dapat memperluas jaringan atau koneksi keberbagai pemilik karir meski diluar jaringan yang sudah dimilikinya, guna lebih memperluas dan memperkuat lagi perkembangan karirnya bahkan jika ditemukan koneksi yang baik antar sesama profesional, mereka dapat terus menjalin hubungannya berlanjut ke hubungan bisnis didunia perdagangan, dan berbagai perusahaan sesuai dengan korelasi yang cocok antar rekan koneksinya tersebut. Untuk berinteraksi antar sesama anggota jaringan, anda dapat berkomunikasi dengan semua rekan dijaringan anda melalui menu pesan linkedin atau bisa juga di forum komunikasi terbuka lainnya.

Bagi para pengusaha dilinkedin bisa mencari dan menemukan karyawan profesional yang sesuai dengan kebutuhan perusahaannya, bagi para pencari kerja dilinkedin bisa menemukan peluang pekerjaan yang sesuai dengan profesinya yang kompeten dan bagi para pebisnis di linkedin bisa menemukan relasi atau rekan bisnis yang sepadan atau sesuai dengan jenis dan kebutuhan bisnisnya.

Untuk bergabung di linkedin, seperti pada umumnya dalam proses registrasi anda dibutuhkan data-data pribadi anda yang akurat dan yang lainnya diantaranya alamat email pribadi yang sah, atau benar-benar email yang didaftarkan adalah milik anda pribadi. Kalau berminat bergabung jangan lupa terlebih dulu untuk membaca dan mempelajari syarat dan ketentuan layanan,  jika sudah bergabung anda bisa mengelola dan melengkapi data-data diri di profil linkedin anda dan bisa menambahkan nama profesi atau karir anda untuk dikenali oleh anggota lain di jaringan anda, usahakan agar semua data diri yang ditambahkan adalah data akurat.

Ketahuilah bahwa ketika anda pertama kali mendaftar dan bergabung di jaringan linkedin anda, member tipe atau jenis keanggotaan anda adalah jenis keanggotaan standar, hal ini memungkinkan kurangnya akses atau terbatasnya akses anda  ke layanan linkedin  yang lebih luas lagi atau kurangnya jumlah anggota lain yang bisa melihat profil anda,  dengan demikian anda bisa pertimbangkan hal-hal tersebut mengingat kepentingan anda dilinkedin, jika semua sudah anda pahami dan benar-benar mengerti tentang perihal layanan linkedin, tentu saja anda bisa meningkatkan atau meng-upgrade keanggotaan anda di linkedin dan pastikan fasilitas anda sudah cukup memadai untuk peningkatan jenis keanggotaan ini.

Jika jenis keanggotaan anda sudah di upgrade, berarti anda sudah memiliki akun atau keanggotaan Premium di linkedin, tentu saja dalam keanggotaan ini anda akan mendapatkan keleluasaan layanan yang lebih dari keanggotaan Standar anda sebelumnya, orang yang dapat melihat profil profesional anda akan lebih luas yang dijembatani oleh profil-profil koneksi anda di jaringan anda sendiri sehingga orang-orang diluar jaringan anda pun akan dapat terkoneksi untuk melihat dan mengundang anda ke jaringan diluar jaringan anda yang semula. Dengan demikian secara bertahap jalinan profesional dan karir anda pun akan lebih baik dan berkembang lagi sesuai kepentingan anda dalam memperluas hubungan bisnis, rekan kerja atau perekrutan orang orang yang anda butuhkan didunia profesional anda.

Bangun Profil Profesional Anda Sendiri

Linkedin memberikan anda fasilitas untuk membuat dan mengontrol online profil anda sendiri. Memberikan informasi yang menurut anda penting untuk diketahui oleh professional lainnya, dan anda mampu mengontrol informasi itu sendiri. Kalau anda pusing dengan penjelasan ini, bayangkan saja anda menggunakan fasilitas komunitas dunia maya seperti facebook, friendster, atau social networking lainnya. di sini anda bisa juga masuk ke professional group di seluruh dunia.

Tetap Terhubung dengan Teman dan Kolega Anda

Dunia informasi sangat bergerak cepat, begitu pula dunia profesional dimana orang-orang akan mengganti pekerjaan dan lokasi mereka secara konstan ataupun cepat. Melalui LinkedIn ini, informasi tersebut akan senantiasa terbaharui. Anda dapat meng-update informasi lokasi, pekerjaan, bahkan apa yang sedang anda lakukan di profile online anda.
Anda juga tidak akan ketinggalan informasi ter-update dari teman atau kolega anda, mengenai pekerjaan mereka, lokasi mereka, apa yang sedang mereka kerjakan bahkan update dari blog mereka.

Temukan Seorang Ahli atau Ide di LinkedIn

Anda mungkin terkadang tidak dapat menyelesaikan sebuah tantangan bisnis yang unik di perusahaan anda. Bagaimana anda menyelesaikannya jika teman kantor anda pun tidak dapat membantu. Solusinya bisa anda dapatkan di LinkedIn ini. silahkan ada mencari para ahlinya berdasarkan nama, pekerjaan, tittle, perusahaan dan keyword lainnya untuk mencari solusi buat anda. Atau bahkan bertukaran ide atau diskusi secara online.

Jelajahi Kesempatan di Depan Mata Anda

Anda mungkin percaya bahwa terkadang kesempatan itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus diciptakan. LinkedIn professional Network ini mampu memberikan keduanya. Anda bisa mencari informasi pekerjaan baru, membangun reputasi profesional anda, dan menghubungkan anda dengan rekanan bisnis lainnya. Dengan bantuan search engine nya, anda mampu mencari informasi kesempatan tersebut.
Berdasarkan data ComScore, keanggotaan LinkedIn naik 132 persen sejak Maret 2010 hingga Maret 2011. Hari ini (1/12/2011), LinkedIn meluncurkan versi Bahasa Indonesia, sebagai salah satu bagian dari ekspansi internasional LinkedIn.
Kompas.com mendapat kesempatan mewawancara Clifford Rosenberg, Managing Director LinkedIn untuk Asia Pasifik dan Australia yang hadir pada peluncuran LinkedIn versi Indonesia, hari ini di hotel JW Marriot, Jakarta. 

KOMPAS.com: Sekarang ini banyak sekali situs jejaring sosial di dunia, bagaimana kompetensi LinkedIn untuk bersaing secara global?
Clifford Rosenberg: Kami ingin mengkampanyekan bahwa pisahkan antara jejaring sosial pribadi dengan profesional. LinkedIn adalah jejaring yang khusus diperuntukkan bagi para profesional.
Artinya, kami tidak pernah takut bersaing dengan jejaring sosial lain karena fokus kami bukanlah kuantitas melainkan kualitas dari koneksi. Jika di jejaring sosial lain pengguna bangga memiliki teman atau pengikut yang banyak, di LinkedIn, itu tidak berlaku.
Pastikan koneksi-koneksi Anda di LinkedIn adalah orang-orang yang Anda kenal dan Anda yakin akan punya pengaruh positif dalam kehidupan profesional Anda. Sehingga, meski koneksi sedikit, namun jika berkualitas, Anda bisa mengembangkan karir profesional Anda.

Mengapa LinkedIn meluncurkan versi Bahasa Indonesia?

Indonesia merupakan negara dengan pengguna yang cukup potensial, yakni sebesar 800 ribu-an anggota. Selain itu, terdapat lebih dari 300 Grup LinkedIn dalam bahasa Indonesia telah terbentuk. Kami berharap dengan memberikan relevansi lokal yang memadai, pengguna LinkedIn di Indonesia akan bertambah sehingga profesional di Indonesia bisa memanfaatkan LinkedIn untuk kepentingan bisnis dan profesional.

Bagaimana perbandingan jumlah pengguna LinkedIn di Indonesia dengan negara-negara Asia-Pasifik dan Australia?
Saya tidak tahu pastinya Indonesia menempati posisi keberapa di Asia-Pasifik tetapi yang bisa saya bagi adalah Indonesia masih kalah dengan India dan Australia. India memiliki 12 juta pengguna dan Cina memiliki 2 juta pengguna dari total 20 juta pengguna LinkedIn di Asia-Pasifik dan Australia. Jadi, peluncuran versi Bahasa Indonesia ini diharapkan menjadi faktor pendukung penambahan jumlah pengguna LinkedIn di Indonesia.

Apakah ada penambahan fitur untuk versi Bahasa Indonesia ini? 
Kami belum menambahkan fitur apapun untuk versi Bahasa Indonesia, sehingga formatnya masih sama dengan LinkedIn secara global. Sementara kami hanya menerjemahkan bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia agar pengguna di Indonesia lebih optimal dalam menggunakan LinkedIn. 

Pengguna mobile Internet di Indonesia berdasarkan berbagai riset terus mengalami peningkatan. Apakah LinkedIn juga menyediakan aplikasi khusus berbahasa Indonesia di ponsel pintar?
Aplikasi LinkedIn sudah tersedia di Android Market, iStore, dan Blackberry. Namun semuanya hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Kami belum memikirkan untuk menyediakan dalam Bahasa Indonesia, tapi itu ide yang bagus. Sementara versi Bahasa Indonesia hanya bisa diakses melalui PC.

Apa keuntungan masyarakat Indonesia menggunakan LinkedIn?
Ada tiga kunci keuntungan masyarakat Indonesia menggunakan LinkedIn, yakni bisa membangun "brand" dirinya secara profesional, bisa melakukan networking dengan para profesional di berbagai negara di seluruh dunia, dan bisa membantu marketing perusahaan baik melalui iklan maupun rekomendasi antar sesama pengguna. 

Bagaimana model bisnis LinkedIn secara global?
Model bisnis LinkedIn terdiri dari tiga hal. Pertama, kami membantu rekruitmen pekerja profesional (hiring solution) untuk perusahaan. Perusahaan yang melakukan rekruitmen harus membayar lisensi per tahun kepada kami.
Kedua, kami memberikan solusi marketing perusahaan dengan menempatkan iklan pada konsumen sesuai target market. Saat memasang iklan, perusahaan bisa memilih iklannya akan dipasang di kategori mana saja, dengan target usia berapa.
Ketiga, kami memberikan penawaran biaya keanggotaan yang minimum sehingga para profesional merasa banyak manfaat bisa didapatkan dengan hanya mengeluarkan sedikit uang.

Apa rencana bisnis LinkedIn di Indonesia dengan meluncurkan versi Bahasa Indonesia?

Sementara ini kami ingin mendengarkan keinginan masyarakat Indonesia. Kami ingin terus mempelajari apa yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia kepada LinkedIn, termasuk kemungkinan membuat aplikasi mobile berbahasa Indonesia dan menambah fitur baru khusus untuk versi Indonesia. Semuanya tergantung kepada pengguna Indonesia. Jika betul-betul diinginkan, kami akan menyediakan. 

LinkedIn telah membuka kantor di Singapura dan Jepang, apakah ada rencana untuk membuka kantor juga di Indonesia?
Kami membuka kantor di Singapura pada Maret 2011 dan membuka kantor di Jepang pada Oktober 2011. Waktunya masih terlalu cepat untuk memutuskan apakah kami akan membuka kantor di Indonesia. Kami masih fokus pada Singapura dan Jepang. Saya tidak bisa memberi kepastian.
Sebagian pengguna linkedin sengaja membuat akun untuk memberikan nilai tambahan ke bisnis mereka, dan sebagian lainnya ada pula yang mempromosikan diri dan mencari partner bisnis.
Saat ini ada lebih dari 255 juta pengguna aktif di LinkedIn, dan Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara dengan pertumbuhan pengguna paling cepat per Januari 2013.
Apapun tujuannya membuat akun LinkedIn, yang paling penting harus terlihat profesional. Tentu Anda tidak ingin orang menilai Anda sebagai yang kurang profesional di jejaring sosial ini, dan salah satu elemen penting untuk menunjukkan betapa profesionalnya Anda adalah melalui penampakan profil.
Hanya saja memang tidak mudah membuat profil LinkedIn terlihat profesional, apalagi bila Anda baru saja bergabung di sana. Berikut 8 langkah penting untuk merubah profil “seadanya” menjadi terlihat lebih profesional :
Sempurnakan Headline Profil Anda


Anda harus pahami bahwa headline profil Anda memiliki fungsi seperti cover sebuah majalah, terkadang orang menilai isi dari cover, profil  yang tidak lengkap dan terkesan asal akan memberikan kesan buruk. Bukannya tujuan Anda membuat akun LinkedIn adalah untuk mempromosikan diri atau bisnis Anda?  Jadi nama, pendidikan, jenis bisnis dan alamat Anda sejelas mungkin agar orang tidak perlu lagi bertanya berapa usia Anda.

Tulis Riwayat Pekerjaan Anda
Riwayat pekerjaan atau pengalaman bisnis juga tak kalah penting ketika Anda berniat menjual skill atau pengalaman Anda. Tuliskan saja riwayat pekerjaan meskipun tidak berhubungan dengan jenis bisnis yang sedang Anda promosikan. Informasi ini akan berguna untuk pengguna lain yang bisa saja tertarik dengan apa yang pernah Anda kerjakan sebelumnya. Tulis juga tentang pekerjaan atau bisnis yang saat ini Anda kerjakan.


Tuliskan Jenjang Pendidikan Anda
Banyak pengguna LinkedIn hanya menampilkan riwayat pendidikan seadanya dengan alasan agar terlihat sederhana dan juga menghemat waktu. Tetapi membuat daftar riwayat pendidikan secara lengkap justru memberikan nilai plus yang bermanfaat bagi Anda di mata klien.

Berikan dan Minta Testimonial
Mempunyai testimonial dari pengguna lain misalnya teman kerja, pelanggan atau staff Anda dapat menjadi nilai tambah positif. Kenapa harus kita yang memberi? Sebab menunggu orang untuk memberikan testimonial bukan perkara mudah, jadi berikan dahulu testimoni dan setelah itu minta testimoni balik.

Buat dan Terlibatlah dalam Grup


Seperti jejaring sosialnya lainnya, di LinkedIn Anda dapat pula terlibat dan membuat grup sesuai dengan jenis bisnis atau pekerjaan yang Anda tangani. Agar Anda terlihat lebih profesional, maka cara yang paling efektif adalah terlibat dalam sebuah atau beberapa grup yang Anda pahami, Anda juga bisa membuat grup sendiri dan terlibat aktif di dalamnya. Dengan terlibat langsung di dalamnya Anda akan semakin dikenal sehingga kesempatan untuk mencapai tujuan utama Anda akan jauh lebih mudah.

Buat dan Gunakan Lencana
Lencana profil bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan diri atau bisnis Anda. Di LinkedIn, Anda dapat memilih salah satu dari 10 lencana yang ada dan memasang lencana tersebut di blog, website atau forum yang Anda ikuti.

Buatlah Daftar Koneksi Pribadi



Membuat koneksi adalah salah satu fitur yang ditawarkan oleh LinkedIn, dengan fitur ini Anda dapat mengirimkan permintaan kepada pengguna lain untuk menjadi koneksi Anda. Berikan detail lengkap hubungan Anda – jika Anda mengenali pengguna tersebut – dan buatlah pesan pribadi kepada pengguna tersebut agar permintaan Anda diterima.

Gunakan Foto Profil yang Baik
Di bagian ini banyak pengguna jejaring sosial semacam Facebook mempunyai persepsi “aneh”, beberapa pengguna sengaja memajang foto model cantik untuk menarik perhatian pengguna lain kemudian memanfaatkan teman yang dimiliki untuk menjual sesuatu. Di Facebook trik semacam ini sangat berhasil, tetapi tidak untuk LinkedIn. Sebagian besar pengguna LinkedIn adalah profesional yang menilai kualitas seseorang dari headline dan deskripsi profil seperti pendidikan, testimonial, pelanggan dan pengalaman pekerjaan, bukan dari seberapa seksi foto profil Anda. Jadi, pasanglah foto yang sesuai dan pantas, piih foto terbaru dan pastikan terlihat jelas di profil Anda.

Pengalaman Pertama Mengikuti Job Fair



                Selang beberapa bulan setelah lulus dan di wisuda, saya memberanikan diri untuk mengikuti Job Fair atau bursa kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan yang bertempat di Gedung Pertemuan Umum di Kecamatan Kajen, dekat alun-alun Kajen Ibukota Kabupaten Pekalongan.

                Informasi akan adanya Job Fair tersebut saya dapat dari brosur yang ada di beberapa media sosial seperti Facebook dan Instagram. Pada brosur tersebut, selain tercantum persyaratan yang harus dibawa juga tertera cara mendaftar Job Fair tersebut, yaitu calon peserta yang hendak memasuki Job Fair diharuskan mendaftar di website milik Kementerian Tenaga Kerja, yaitu pada laman www.e-bursakerja.kemnaker.go.id yang mengharuskan para calon peserta job fair untuk menginputkan data diri seperti nama, alamat, pendidikan terakhir, nama institusi pendidikan terakhir, alamat email, nomor ponsel, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bagi lulusan Perguruan Tinggi, atau nilai ujian nasional bagi lulusan SMA maupun SMP sederajat, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masih berlaku. Setelah kita mendaftar, nantinya kita akan mendapatkan balasan email dari kemnaker yang memeberitahukan bahwa kita telah berhasil mendaftar, serta terdapat sebuah barcode yang dianjurkan untuk diprint dan dibawa ke acara Job Fair, sebagai syarat tanda masuk.

                Setelah kita mempersiapkan dan membawa persyaratannya seperti  barcode yang telah diprint dan berkas-berkas lamaran seperti pasfoto, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat lamaran kerja, CV/ daftar riwayat hidup, fotocopy ijazah, fotocopy transkrip nilai, dan beberapa fotocopy sertifikat/ pengalaman jika ada. Sesampainya di acara Job Fair, kita perlihatkan barcode yang telah di print kepada panitia penyelenggara yang ada disana, lalu kita akan mendapatkan tiket yang akan distempel oleh petugas di pintu masuk Job Fair. Ketika saya memasuki arena Job Fair, disana saya melihat salah satu stand perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan sebagai staff back office atau staff administrasi, karena saya tertarik dan juga sesuai dengan kualifikasi yang dipersyaratkan untuk posisi tersebut, saya memberanikan diri untuk melamar posisi pekerjaan tersebut. Dengan bertanya kepada petugas dari perusahaan, saya juga memberikan berkas lamaran yang telah saya persiapkan sebelumnya, dan juga menginputkan data diri pada sebuah laptop yang telah disediakan oleh pihak perusahaan tersebut.

-Muhammad Izzuddin-

Minggu, 14 Oktober 2018

Tahapan Dalam Pendaftaran CPNS 2018


Langkah pertama, registrasi dengan membuat akun terlebih dahulu di website sscn.bkn.go.id dengan mengisikan/ menginputkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK), kemudian ketik kode captcha, dan klik lanjutkan.
Setelah itu, masuk ke bagian selanjutnya, kita akan diminta untuk melengkapi data, dan mengetikkan password untuk akun yang kita buat, kemudian ketik kode captcha, dan klik lanjutkan.



Setelah berhasil, kita akan mendapatkan kartu informasi akun sistem seleksi CPNS nasional (SSCN) yang dapat kita cetak atau disimpan terlebih dahulu.
Setelah berhasil registrasi, berikutnya dapat login ke akun SSCN kita dengan mengisikan NIK dan password kita, di tahap pertama adalah bagian untuk mengunggah swafoto/ foto selfie diri kita dengan memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu informasi akun yang telah dicetak, kemudian ketik kode captcha, dan klik selanjutnya.

Di tahap kedua kita diminta untuk melengkapi biodata, setelah dilengkapi, kemudian ketik kode captcha, dan klik selanjutnya.
Di tahap ketiga adalah untuk kita memilih formasi, yaitu kita diminta untuk memilih di instansi mana yang akan kita daftar dan dalam formasi apa, ataukah formasi cumlaude, disabilitas, atau umum, dan kemudianklik pilih, setelahnya kita diminta untuk mengisi bagian yang harus kita isi sesuai jabatan yang akan kita daftar sesuai kualifikasi pendidikan kita, setelah itu, ketik kode captcha dan klik selanjutnya.

Di tahap keempat yaitu tahap unggah dokumen, pada tahap ini kita diminta untuk mengunggah berkas-berkas dokumen kita seperti surat keterangan akreditasi, surat keterngan tidak buta warna bagi tenaga kesehatan, surat keterangan pendidikan bagi tenaga pendidik, scan surat lamaran bermaterai ditandatangani, scan ktp, scan ijazah, scan transkrip nilai, serta pas foto kita dengan rasio 3 x 4 (Untuk pas foto 3 x 4 sudah terunggah dengan sendirinya dari foto yang kita unggah waktu registrasi akun), sebelum ke tahap selanjutnya kita bisa melihat dokumen yang sudah kita unggah dengan mengklik “Lihat” di sebelah kolom nama dokumen, untuk mengecek kebenaran dokumen kita. Jika memang sudah benar, kita dapat ke tahap berikutnya denga mengetikkan kode captcha dan klik selanjutnya.

Di tahap Kelima yaitu tahap resume, kita dapat melihat semua data-data yang telah kita input tadi untuk kita teliti lagi sebelum kita menyetujuinya, setelah kita teliti semuanya dengan benar, kita dapat mencentang kolom persetejuan bahwa kita telah mengakhiri pendaftaran SSCN 2018, dengan mengklik lanjutkan, dan kemudian kita akan memperoleh kartu pendaftaran yang dapat kita unduh untuk dicetak jika diperlukan.

Untuk instansi tertentu mungkin pelamar diminta untuk mengirim beberapa dokumen fisik lewat pos, setelah proses pendaftarn selesai, maka kita menunggu pengumuman kelulusan seleksi administrasi yang akn diumumkan lewat akun sscn kita, atau mungkin akan diumumkan di website sscn.bkn.go.id dan atau lewat email.

- Muhammad Izzuddin -

Senin, 27 Agustus 2018

Makalah Logika Informatika

1. Metode Pembuktian

Melatih Berpikir Fleksibel Ada cara lain
pembuktian itu bisa memanfaatkan teorema lain atau menggunakan teknik pembuktian yang berbeda misalkan secara langsung atau tidak langsung. Sang dosen melanjutkan perkuliahan dan selalu mengulang pernyataan ”ada cara lain?”., sehingga mahasiswa berpikir untuk mencari cara lain yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karakter yang dibangun sebenarnya adalah kemampuan berpikir fleksibel yang
merupakan indikasi kemampuan berpikir kreatif. ...
Mungkin orang berpandangan dalam menyelesaikan masalah matematika hanya ada satu cara atau satu jawaban yang benar. 

Kontradiksi dengan masalah pada kehidupan sehari-hari. Masalah sehari-hari dapat saja diselesaikan dengan berbagai cara yang benar, tetapi masuk akal dan dapat dipertanggung jawabkan. Demikian juga hasil atau jawaban masalah itu dapat saja bervariasi tetapi diterima kebenarannya. Perbedaan cara memandang masalah ini yang memberi kesan bahwa mempelajari matematika menciptakan karakter seseorang yang kaku, tidak kreatif, dan berpikir linear. Padahal pandangan itu tidaklah benar.Matematika dapat mengarahkan berpikir fleksibel, yaitu berpikir dengan mempertimbangkan berbagai cara dan semua cara tersebut dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.Seorang dosen muda memasuki ruang kelas. Bagaimana sudah dicoba.... dibuktikan teorema-teoremanya, selorohnya ingin tahu setelah menyampaikan salam dan basa-basi pengantar kuliah. 

Mahasiswa membuka catatan dan bukunya, ada yang diam atau bergeming mengguman, sudah... Baiklah kita lanjutkan Teorema 2.3 berikut, kita akan coba buktikan..., lanjut sang dosen.
Mata kuliah ini memang ketat dan mewakili warna karakteristik matematika yang sesungguhnya, yaitu menekankan pola berpikir deduktif-aksiomatik, objeknya abstrak, simbol yang kosong arti, bertumpu kesepakatan, memperhatikan semesta pembicaraan, dan konsisten dalam sistem. Pola pikir deduktif-aksiomatik didasarkan pada prinsip deduktif yang dimulai dari sesuatu yang umum menuju ke hal-hal khusus dan aksiomatik yang menekankan pada sistem hierarkhis urutan konsep matematika, ...


2. KALIMAT BERKUANTOR


2.1 PENGANTAR LOGIKA PREDIKAT

2.1.1 PENDAHULUAN

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dapat ditarik satu kesimpulan
bahwa titik berat logika adalah pada pembuktian validitas suatu argumen

logika proposisional dengan berbagai teknik yang relevan, yaitu

menggunakan tabel kebenaran sebagai dasar pembuktian dan juga
menggunakan hukum-hukum logika.
Logika proposisional sudah cukup untuk menangani pernyataan-
pernyataan yang sederhana dan banyak dijumpai dalam peristiwa sehari-
hari. Akan tetapi logika proposisional saja ternyata belum mampu
menangani argumen-argumen yang berisi pernyataan-pernyataan yang
rumit dan sering dijumpai dalam peristiwa sehari-hari. Sebagai contoh
perhatikan argumen berikut ini :

Contoh 2.1 :
1. Semua gajah mempunyai belalai.
2. Dumbo seekor gajah.
3. Dengan demikian, Dumbo memiliki belalai.

Tanpa perlu dibuktikan validitasnya, orang-orang pasti mengatakan
argumen tersebut valid karena dengan jelas kesimpulan mengikuti
premis-premisnya. Akan tetapi bagaimana cara membuktikannya?.
Tentunya memakai logika proposisional.

2.1.2 ARGUMEN PADA LOGIKA PREDIKAT

Validitas sebuah argumen dapat dibuktikan dengan contoh yang mirip
dengan contoh diatas. Perhatikan contoh argumen berikut :

Contoh 2.2 :
1. Semua mahasiswa pasti pandai.
2. Badu seorang mahasiswa.
3. Dengan demikian, Badu pandai.

Secara nalar, kebanyakan orang akan menilai bahwa argumen di atas
mempunyai validitas yang kuat. Akan tetapi, saat validitas tersebut ingin
dibuktikan dengan logika proposisional, ternyata tidak bisa diselesaikan.

Pembuktiannya dapat dilakukan dengan mengikuti prosedur logika

proposisional dengan menentukan terlebih dahulu proposisi-proposisinya :


A=Semua mahasiswa pasti pandai.
B=Badu seorang mahasiswa.
C=Badu pasti pandai.

Selanjutnya akan menjadi seperti berikut :
Dalam bentuk ekspresi logika : (AB) C
A
B
―――
C





Dalam bentuk ekspresi logika diatas, tidak ada hukum-hukum logika

proposisional yang dapat digunakan untuk membuktikan validitas

argumen tersebut karena tidak ada yang mampu menghubungkan antara
ketiga proposisi yang digunakan di atas. Atau tidak mungkin suatu
kesimpulan yang berbeda dapat dihasilkan dari premis-premis yang
berbeda. Dengan kata lain, tidak mungkin suatu kesimpulan berupa C
dapat dihasilkan dari premis A dan premis B.
Kalau argumen diatas masih ingin dibuktikan dengan logika proposisional,
maka klaimatnya harus diperbaiki. Misalnya seperti berikut :

Contoh 2.3:
1. Jika Badu seorang mahasiswa, maka ia pasti pandai.
2. Badu seorang mahasiswa.
3. Dengan demikian, ia pasti pandai.

Jika dirubah dalam bentuk ekspresi logika


1. B C
2. B
3. C

premis 1
premis 2
kesimpulan


Atau dapat juga ditulis [(BC)B]C

Dalam logika proposisional, ekspresi logika di atas sudah benar karena
kesimpulan diambil dari premis-premis.

Persoalan yang terjadi adalah pernyataan tersebut tidak sepenuhnya
mampu menangkap ide pada argumen yang pertama yaitu “Semua
mahasiswa pandai”. Ide pada pernyataan tersebut tidak tertangkap pada
argumen kedua karena hanya mampu menunjuk seorang mahasiswa yaitu
Badu, bukan semua mahasiswa.

Persoalan lain juga terjadi, yakni kesulitan menentukan objek, misalnya
orang yang dimaksudkan jika diganti dengan kata ganti orang. Perhatikan
pernyataan-pernyataan pada contoh argumen berikut ini :

Contoh 2.4:
1. Jika Badu seorang mahasiswa, maka ia pasti pandai.
2. Dewi seorang mahasiswa.
3. Dengan demikian, ia pasti pandai.

Siapakah “ia” yang berada pada kesimpulan? Apakah Badu atau Dewi?.

Kalau premis 1 diubah menjadi, “ Jika Dewi seorang mahasiswa, maka
pasti ia pandai”, maka pernyataan tersebut sudah pasti tepat. Akan tetapi
argumen tersebut menunjuk kepada dua orang mahasiswa yaitu Badu dan
Dewi sehingga kata “ia” sebagai kata ganti tunggal tidak bisa berperan
dengan tepat karena bisa berarti “Badu”, bisa juga berarti “Dewi”.

Jadi suatu argumen yang sangat kuat logikanya, memang ada yag tidak

dapat ditangani oleh logika proposisional. Oleh karena itu logika


proposisional dikembangkan menjadi logika predikat (predicate logic) atau
kalkulus predikat (predicate calculus).

Untuk mrncari kesamaan antara pernyataan-pernyataan dalam argumen
pada  logika  predikat,  diperlukan  sesuatu  yang  mampu
menghubungkannya. Pada contoh yang terakhir, penghubung antara Badu
dan Dewi adalah keduanya mahasiswa. Selain mengidentifikasikan
individu-individunya, yaitu Badu dan Dewi, juga akan dicari predikatnya.
Ini merupakan langkah awal logika predikat sebelum membuktikan
validitasnya. Secara umum, predikat digunakan untuk menjelaskan
properti, yakni hubungan antara individu-individu. Lihat contoh yang
sederhana berikut

Contoh 2.5 :
Badu dan Dewi berpacaran

Dalam logika proposisional akan dipecah menjadi dua pernyataan, yaitu
“Badu berpacaran” dan “Dewi berpacaran”. Kedua pernyataan tersebut
akan menjadi aneh karen maksud kalimatnya bukan seperti itu. Di sini
tidak diketahui dengan siapa Badu atau Dewi berpacaran. Padahal pada
pernyataan awal jelas bahwa Badu berpacaran dengan Dewi atau Dewi
berpacaran dengan Badu.
Dengan logika predikat, kata “berpacaran” pada contoh diatas merupakan
predikat, sedangkan individu-individunya yang berupa entitas yang
dihubungkan dengan predikat tersebut, yaitu Badu dan Dewi, disebut
term. Term pada logika predikat berfungsi sama seperti kata benda
(noun) pada bahasa inggris.

Sebagai pelengkap term dan predikat, orang menggunakan kuantor
(quantifier),   sedangkan   prosesnya   disebut   pengkuantoran
(quantification).Kuantor mengindikasikan seberapa banyak perulangan
pada pernyataan tertentu yang bernilai benar, khususnya kuantor
universal (universal quantifier) yang menginikasikan suatu pernyataan

selalu bernilai benar. Kuantor lainnya adalah kuantor eksistensial

(Existensial quantifier) yang mengindikasikan bahwa suatu pernyataan
kadang-kadang bernilai benar atau mungkin juga salah . pada pernyataan
“Semua mahasiswa pasti pandai” maka kata “semua” secara universal
semuanya selalu bernilai benar.

Dari uraian di atas, maka hubungan antara logika predikat dengan logika

proposisional menjadi jelas, bahwa logika predikat sebenarnya

menjadikan logika proposisional menjadi bersifat universal atau umum.
Dengan demikian, selain term, predikat dan kuantor, logika predikat juga
memiliki proposisi-proposisi dan perangkai-perangkai sebagai bagian dari
pembahasan dan proses manipulasinya.

Satu bagian yang penting dari logika dari logika predikat adalah fungsi
proposisional (propositional function) atau cukup disebut fungsi saja.
Fungsi berperan penting sewaktu menggunakan persamaan-persamaan
karena ia bertugas persis seperti variabel proposisional karena fungsi
tersebutlah yang dirangkai dengan perangkai-perangkai logika, dan
kemudian membentuk ekspresi logika, dari yang rumit sampai yang


sederhana dan digunakan sebagai bahan untuk dimanipulasi secara
matematis.

Bagi para ahli di bidang ilmu komputer, logika predikat berperan penting
dengan beberapa alasan. Pertama, logika predikat memberi alasan logis
yang mendasari bahasa pemrograman logika, misalnya PROLOG dan LISP.
Kedua, logika predikat mampu mendorong pengembangan kebutuhan
aplikasi komputer. Ketiga, logika predikat mampu berperan di bagian
pembuktian tentang masalah “correctness” sehingga dapat secara tepat
mengetahui kondisi program yang menghasilkan keluaran yang benar.

Contoh-contoh argumen yang menggunakan logika predikat masih cukup
banyak, misalnya dua contoh berikut ini :

Contoh 2.6 :

1. Setiap kucing mempunyai ekor.
2. Tom adalah seekor kucing.
3. Dengan demikian, Tom memiliki ekor

Atau :

1. Setiap lelaki hidup abadi.
2. Socrates adalah seorang lelaki.
3. Dengan demikian, Socrates hidup abadi.

Argumen juga bisa lebih panjang karena memiliki lebih dari 2 premis,
tetapi tetap dengan satu kesimpulan. Lihat contoh argumen berikut :

Contoh 2.7:


1.  Badu menyukai Siti.
2. Pria yang menyukai Siti pasti menyukai Dewi.
                     3. Badu hanya menyukai wanita cantik.
                     4. Dengan demikian, Dewi adalah wanita cantik.

Jelas bahwa kesimpulan pada pernyataan ke-4 adalah logis karena jelas
berasal dari premis-premisnya, tetapi jika dibuktikan melalui logika
proposisional akan terjadi kesulitan karena kesimpulan bukan diambil
utuh dari premisnya, tetapi merupakan gabungan dari beberapa premis.
Di sinilah logika predikat akan berperan.

Banyak argumen logis yang tidak bisa diselesaikan pembuktian

validitasnya dengan logika proposisional. Untuk itu, kemudian

dikembangkan logika predikat untuk mengatasi masalah tersebut.

Logika predikat diperkenalkan oleh Sir William Hamilton (1788-1856)
dengan doktrinnya yang dinamakan “Quantification Theory”. Oleh karena
itu, logika predikat sebenarnya adalah logika proposisional yang ditambah
dengan hal-hal baru, yaitu pengkuantoran.


2.2 KALIMAT BERKUANTOR

Perhatikan ketiga kalimat berikut :
a) Semarang ibukota jawa tengah
b) X adalah binatang berkaki empat, X={kuda, burung, ular, singa}

Jika diperhatikan pada kedua kalimat diatas, kalimat (a) adalah sebuah
kalimat pernyataan dengan nilai kebenaran T. Kalimat (b) belum dapat
ditentukan nilai kebenarannya sebelum variabel x –nya
diganti dengan salah satu himpunan dari x, karena itu kalimat (b) disebut
kalimat terbuka. Jika x diganti dengan “Kuda” atau “Singa”, maka kalimat
terbuka (b) menjadi benar. Tetapi jika diganti dengan “Burung” atau
“Ular”, maka kalimatnya menjadi salah.
Apa yang terjadi jika terhdap suatu kalimat terbuka ditambahkan kata-
kata seperti : “untuk semua/ setiap x…..”, Beberapa/Terdapat/Ada x……..
Untuk kalimat (b) maka kalimatnya menjadi :
1) Untuk semua/setiap x, x adalah binatang berkaki empat.
2) Terdapat binatang x, dimana x adalah binatang berkaki empat.

Kata-kata semua…….., setiap………, beberapa…….., terdapat…….., ada……..
seperti adi atas disebut dengan kalimat berkuantor (Quantifier).
Kuantor tersebut menunjukkan atau berkait dengan banyaknya pengganti
peubah x sehingga didapatkan suatu pernyataan berkuantor yang bernilai
benar saja atau salah saja. Seperti yang telah diuaraikan pada argumen
pada logika predikat, kuantor ada dua jenis yaitu kuantor universal dan
kuantor eksistensial.

KUANTOR UNIVERSAL (UNIVERSAL QUANTIFIER).

Kuantor universal menunjukkan bahwa setiap objek dalam semestanya
mempunyai sifat kalimat yang menyatakannya. Kita dapat meletakkan
kata-kata “Untuk semua/setiap x” di depan kalimat terbuka yang
mengandung variabel x untuk menghasilkan kalimat yang mempunyai

suatu nilai kebenaran. Nilai x ditentukan berdasarkan semesta

pembicaraannya. Kuantor universal disimbolkan dengan “”. Kuantor
universal mengindikasikan bahwa sesuatu bernilai benar untuk semua
individual-individualnya. Perhatikan kalimat berikut ini :

“Semua gajah mempunyai belalai”

Maka jika predikat “mempunyai belalai” diganti dengan simbol B maka
dapat ditulis :

G(x) B(x), dapat dibaca “Jika x adalah gajah, maka x mempunyai
belalai”
Tetapi kalimat di atas belum berupa kalimat berkuantor karena kalimat
diatas belum memuat kata “semua”. Untuk itu perlu ditambahkan simbul
kuantor universal sehingga menjadi

(x)(G(x) B(x)), jadi sekarang dapat dibaca ” Untuk semua x, jika x
adalah gajah, maka x mempunyai belalai”.


Pernyataan-pernyataan yang berisi kata ”semua”, ”setiap”, atau kata lain
yang sama artinya, mengindikasikan adanya pengkuantifikasian secara

universal, maka dipakai kuantor universal. Dalam bahasa inggris,

misalnya untuk orang ada kata ”every people”, ”all people”, ”anybody”,
“each people”, dan lain-lainnya.

Misalnya jika diketahui pernyataan logika, ”Setiap mahasiswa harus
belajar dari buku teks”, jika ingin ditulis dalam logika predikat, maka
ditentukan misal B untuk “ harus belajar dari buku teks”, sehingga jika
ditulis B(x), berarti “x harus belajar dari buku teks”. Kata “Setiap

mahasiswa” mengindikasikan bernilai benar untuk setiap x, maka

penulisan yang lengkap adalah :

(x) Bx, dibaca “Untuk setiap x, x harus belajar dari buku teks”.

Akan tetapi notasi diatas belum sempurna karena x belum menunjuk
mahasiswa, maka harus lebih ditegaskan dan sebaiknya ditulis :

(x)(M(x) B(x)), dibaca “Untuk setiap x, jika x mahasiswa, maka x
harus belajar dari buku teks”.

Langkah untuk melakukan pengkuantoran universal :

Perhatikan pernyataan berikut ini :

“Semua mahasiswa harus rajin belajar”

Untuk melakukan pengkuantoran universal pada pernyataan tersebut
maka dilakukan langkah-langkah seperti berikut :
1. Carilah lingkup (scope) dari kuantor universalnya, yaitu
“Jika x adalah mahasiswa, maka x harus rajin belajar”.
Selanjutnya akan ditulis :
mahasiswa(x) harus rajin belajar(x)
2. Berilah kuantor universal di depannya
(x)(mahasiswa(x) harus rajin belajar(x))
3. Ubahlah menjadi suatu fungsi
(Ax)(M(x) B(x))


Contoh 2.8 :

1. ”Semua tanaman hijau membutuhkan air untuk tumbuh ”.
· Jika x adalah tanaman hijau, maka x membutuhkan air untuk
tumbuh
Tanaman hijau(x) membutuhkan air untuk tumbuh(x)
· (x) (Tanaman hijau(x) membutuhkan air untuk tumbuh(x))
· (x)(T(x) A(x))

2. ”Semua artis adalah cantik”.


· Jika x adalah artis, maka x cantik, Artis(x) cantik(x).
· (x)( Artis(x) cantik(x))
· (x)(A(x) C(x))

3. Jika diketahui persamaan x+3>10, dengan x adalah himpunan
bilangan bulat positif A > 5 . Tentukan nilai kebenaran (xA)
x+3>10. Untuk menentukan nilai kebenarannya, maka harus dicek
satu persatu
A={1,2,3,4}. Jika kuantor universal, maka untuk semua nilai A yang
dimasukkan harus memenuhi persamaan yaitu x+3>10
Untuk A=1, maka 1+3>10 4>10     Memenuhi
A=2, maka 2+3>10 5>10     Memenuhi
A=3, maka 3+3>10 6>10     Memenuhi
A=4, maka 4+3>10 7>10     Memenuhi
Karena semua himpunan A memenuhi, maka (x) x+3>10 bernilai
benar. Tapi jika ada satu saja nilai A yang tidak memenuhi, misalnya
dimasukkan A=8, sehingga 8+3>10 11>10, dimana hasilnya salah
maka (x) x+3>10 bernilai salah. Nilai x yang menyebabkan suatu
kuantor bernilai salah disebut dengan contoh penyangkal atau
counter example.


KUANTOR EKSISTENSIAL (EXISTENSIAL QUANTIFIER)

Kuantor eksistensial menunjukkan bahwa diantara objek-objek (term –
term) dalam semestanya, paling sedikit ada ada satu term/objek

yang memenuhi sifat kalimat yang menyatakannya.  Kita dapat

meletakkan kata-kata : “Terdapat…..”, “Beberapa x bersifat…..”, “Ada……”,

“Paling sedikit ada satu x………” di depan kalimat terbuka yang

mengandung variabel x. Kuantor eksistensial disimbolkan dengan ””.
Kuantor eksistensial mengindikasikan bahwa sesuatu kadang-kadang
bernilai benar untuk individu-individualnya.
Dalam bahasa inggris, penggunaan kuantor eksistensial dapat ditunjukkan
dengan penggunaan kata kata: ”some”,” there is”, ”at least one”, dan
kata-kata lain yang sama artinya.

Perhatikan kalimat berikut ini :

” Ada pelajar yang memperoleh beasiswa berprestasi ”

Untuk melakukan pengkuantoran eksistensial pada pernyataan tersebut,
dilakukan langkkah-langkah sebagai berikut :

1. Carilah scope dari kuantor-kuantor eksistensialnya, yaitu :
“Ada x yang adalah pelajar, dan x memperoleh beasiswa berprestasi “.
Selanjutnya akan ditulis :
Pelajar(x) memperoleh beasiswa berprestasi(x)
2. Berilah kuantor eksisitensial di depannya.
(x) (Pelajar(x) memperoleh beasiswa berprestasi(x))
3. Ubahlah menjadi suatu fungsi.
(x)(P(x) B(x))


Contoh 2.9:

1. “Beberapa orang rajin beribadah”.
Jika ditulis dengan menggunakan logika predikat, maka:
· ”Ada x yang adalah orang, dan x rajin beribadah”.
· (x)(Orang(x) rajin beribadah(x))
· (x)(O(x) I(x))
2. “Ada binatang yang tidak mempunyai kaki”.

“Terdapat x yang adalah binatang, 
dan x tidak mempunyai kaki”.
(x)(binatang(x) tidak mempunyai kaki(x))
(x)(B(x) ∧ ¬K(x))

3. Misalkan B adalah himpunan bilangan bulat. Tentukan nilai kebenaran
(x B)(x2=x).
(x B)(x2=x) dapat dibaca “Terdapat x yang adalah bilangan bulat
dan x memenuhi x2=x”. (x B)(x2=x) akan bernilai benar jika dapat
ditunjukkan paling sedikit ada satu bilangan bulat yang memenuhi
x2=x.
Misal x= -1, maka (-1)2=1      Tidak memenuhi
X= 1, maka (1)2=1       Memenuhi
Karena ada satu nilai yang memenuhi, yaitu x=1, maka pernyataan di
atas bernilai benar.


MEMPREDIKATKAN SATU DAN N-ARITAS OBJEK

Contoh berikut merupakan pernyataan untuk semakin memahami cara
menulis simbol dengan logika predikat. Perhatikan dengan sekssms

bsgsimsns huruf besar menggantikan predikat dan huruf
menggantikan variabel (objek).

Contoh 2.10: kecil

1. Badu seorang mahasiswa.
2. Jika Badu rajin belajar, maka ia akan lulus.
3. Semua rumput berwarna hijau.

M(b)
B(b) L(b)
(y)(R(y) H(y))


Tidak selalu harus menggunakan huruf kecil x untuk variabel yang umum,
tetapi yang penting adalah konsisten. Jadi untuk contoh no.3 tidak boleh
ditulis (y)(R(y) H(x))

Contoh 2.11:
1. Semua orang harus bekerja. (x)(O(x) B(x))
2. Beberapa mahasiswa lupus sarjana. (x)(M(x) L(x))
3. Ada sesuatu yang hilang di desa Sidomakmur. (x)(S(x) H(x))

Dari berbagai contoh di atas, dapat kita simpulkan bahwa :

Jika pernyataan memakai kuantor universal (), 
maka digunakan
perangkai implikasi (), yaitu “Jika semua......maka.....”

Jika pernyataan memakai kuantor eksistensial (), maka digunakan

perangkai konjungsi (), yaitu “Ada...yang...dan....”.

Conoth-contoh diatas berhubungan dengan predikat unary atau relasi satu
tempat (objek hanya satu), dan tentu saja penulisan simbol harus ampu


menunjukkan predikat n-ary yaitu relasi dimana objeknya sebanyak n
buah. Lihat contoh berikut :

Contoh 2.12:
1. Setiap orang mencintai Jogjakarta. (x) C(x,J)
2. Setiap bilangan genap dapat dibagi 2. (x)(G(x) B(x,2))
3. Tak ada bilangan prima di antara 23 dan 29. (x)(P(x) A(x,23,29))
4. Badu mengenal seua benda. (x) K(b,x)
KUANTOR GANDA

Domain atau semesta pembicaraan penafsiran kuantor sangat penting

untuk menentukan jenis kuantor yang akan digunakan serta

mempengaruhi penulisan simbolnya. Lihat contoh berikut :

“Setiap orang mencintai Jogjakarta”

Selanjutnya, dapat ditulis simbolnya dengan logika predikat

(x) C(x,j)

Simbol tersebut dapat dibaca “Untuk semua y, y mencintai Jogjakarta”.
Persoalan yang terjadi adalah domain penafsirab seseorang untuk y bisa
berbeda-beda. Ada orang yang menganggap y hádala manusia, tetapi
mungkin orang lain menganggap y bisa mahluk hidup apa saja, misal
ayam, bebek, bahkan mungkin y bisa menjadi benda apa saja. Tentu saj
domain penafsiran semacam ini kacau karena yang dimaksudkan pasti
hanya orang atau manusia. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa
domain penafsiran hanya orang, penulisan simbol harus diperbaiki seperti
berikut :

(y)(O(y) C(y,j))

Sekarang simbol tersebut dapat dibaca ”Untuk semua y jika y adalah
orang, maka y mencintai Jogjakarta”.

Untuk menulis simbol yang tepat, memang harus menempatkan terlebih
dahulu domain penafsiran karena domain penafsiran Sangay
mempengaruhi penulisan dan sekaligus menghindari terjadinya
ambiguitas. Contoh domain penafsiran yang bersifat umum antara lain
manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, bilangan prima, bilangan asli, dan
sebagainya, yang nantinya akan menggunakan kuantor universal. Akan
tetapi jira tertentu saja atau tidak semuanya, misalnya beberapa
manusia, atau satu manusia saja, akan memakai kuantor yang berbeda
yaitu kuantor eksisitensial.

Persoalan selanjutnya adalah bagaimana jira memakai dua kuntor yang
berbeda pada satu penulisan simbol yang berasal dari satu pernyataan.
Apakah domain penafsiran juga akan berbeda atau sama?. Perhatikan
contoh berikut ini :

“Setiap orang dicintai oleh seseorang”


Dengan notasi simbol logika predikat, akan ditullis seperti berikut

(x)(y) C(y,x)

Yang dapat dibaca ”Untuk semua x, terdapat y dimana y mencintai x”

X dan Y sebenarnya menunjuk domain penafsiran yang sama yaitu orang,
dan pada simbol tersebut ternyata dibedakan. Penulisan tersebut lebih
baik lagi jika bisa memakai variable yang sama. Maka pernyataan diatas
secara lengkap dapat ditulis :

(x)(O(x) (x)(O(y) C(y,x)))


Sekarang perhatikan contoh penulisan pernyataan berikut jika

menggunakan angka atau bilangan.

(xreal)(yreal)S(x,y), misalkan S(x,y)=x+y=y+x dan dapat dibaca “
Untuk semua bilangan real x dan semua bilangan real y, adalah benar
x+y=y+x”

Sekarang perhatikan jika pengkuantoran ternyata melibatkan lebih dari
satu jenis kuantor dengan contoh pernyataan berikut :

“Terdapat bilangan positif x sedemikian sehingga untuk semua bilangan
positif y berlaku y<x”

Pernyataan di atas dapat ditulis :
(x)(y)(y<x)

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kuantor universal () dan kuantor
eksistensial () diperlakukan sebagai perangkai unary dan kuantor juga
memiliki urutan lebih tinggi dibandingkan dengan perangkai binary. Lihat
contoh berikut :

Contoh 2.13:
H(x) : x hidup
M(x) : x mati
(x)(H(x) M(x)) dibaca “Untuk semua x, x hidup atau x mati”
Akan tetapi jika ditulisnya (x)(H(x)) M(x) maka dibaca “Untuk semua x
hidup, atau x mati”. Pada “x mati”, x tidak terhubing dengan kuantor

universal, yang terhubung hanya”x hidup”. Sekali lagi, perhatikan

penulisan serta peletakan tanda kurungnya.

Secara umum, hubungan antara penempatan kuantor ganda adalah
sebagai berikut :
(x)(y) P(x,y) (y)(x) P(x,y)
(x)(y) P(x,y) (y)(x) P(x,y)
(x)(y) P(x,y) (y)(x) P(x,y)

Ingkaran kalimat berkuantor ganda dilakukan dengan cara yang sama
seperti ingkaran pada kalimat berkuantor tunggal.
¬[(x)(y) P(x,y)] (x)(y) ¬P(x,y)


¬[(x)(y) P(x,y)] (x)(y) ¬P(x,y)

Contoh 2.14:
Tentukan negasi dari logika predikat berikut ini :
1. (x)(y) x=2y dengan domainnya adalah bilangan bulat
(x)(y) x=2y dibaca “Untuk semua bilangan bulat x, terdapat
bilangan bulat y yang memenuhi x=2y. Maka negasinya :
¬[(x)(y) x=2y] (x)(y) x2y
2. Ada toko buah yang menjual segala jenis buah
Dapat ditulis (x)(y) x menjual y. Maka negasinya
¬[(x)(y) x menjual y] (x)(y) x tidak menjual y
Dibaca “Semua toko buah tidak menjual paling sedikit satu jenis
buah”.

Mengubah pernyataan ke dalam logika predikat yang memiliki kuantor
ganda

Misal : “Ada seseorang yang mengenal setiap orang”

Langkah-langkahnya :
1. Jadikan potongan pernyataan ”x kenal y”, maka akan menjadi K(x,y).
K(x,y) : x kenal y
2. Jadikan potongan pernyataan ”x kenal semua y”, sehingga menjadi


(y) K(x,y)
3. Jadikan pernyataan “ada x, yang x kenal semua y”, sehingga menjadi


(x)(y) K(x,y)

Latihan :
Ubahlah pernyataan berikut ke dalam logika predikat kemudian negasikan
1. Setiap orang memiliki seseorang yang menjadi ibunya.
2. Semua orang menghormati Presiden SBY.
3. Ada mahasiswa TI yang tidak lulus logika informatika.
4. Setiap orang dicintai oleh seseorang.
                       5. Ada programmer yang menguasai semua bahasa pemrograman.

Infrastruktur AI Berdaulat di Indonesia yang dikembangkan oleh Indosat dan NVIDIA

www.masizz41.blogspot.com Kamis, 29 Februari 2024 Dalam perkembangan Artificial Inteligence (AI) pada skala global, Indosat Ooredoo Hutchi...